Kiri Sosial membuka ruang bagi kawan-kawan yang ingin berkontribusi pada Kirisosial.blog. Kami menerima kontribusi dalam bentuk artikel terjemahan yang memuat tentang inspirasi gerakan yang partisipatif atau tentang inspirasi persatuan. Silahkan kirim terjemahan anda melalui inbox FB atau kirim melalui kirisosial@gmail.com. Terimakasih

MARIELA CASTRO : SOSIALISME DENGAN DISKRIMINASI, TAK TERBAYANGKAN.





Interview bersama Mariela Castro Espin, 18 Mei 2012


Pada bulan Mei tahun ini, adalah tahun kelima secara berturut-turut Kuba merayakan Hari Internasional untuk Melawan Homopobia yang diperuntukkan bagi kepuasan banyak orang di negari kami dan untuk bersolidaritas atas penderitaan banyak orang yang masih mempunyai prasangka dan berjuang untuk kebebasan orientasi seksual dan identitas jender, dan bagi yang belum mengerti akan HAM untuk individu-individu lesbian, gay, biseksual dan transjender.
Kali ini aku pindah dari dari buku harian saya, untuk memproduksi sebuah wawancara yang panjang dengan Mariela Castri Espín, direktur Centro Nacional de Educacion Sexual (CENESEX) –Pusat Pendidikan Sex Nasional untuk mendiskusikan signifikasi dari even ini, apa yang telah dilakukan, apa yang masih harus dilakukan dan beberapa issu yang paling diperdebatkan.



Paquito: Apa yang terpenting dari perayaan kelima ini? Apa saja hal baru yang utama?

Mariela: Ketika kami memulainya kami tidak bermimpi akan mencapai tahapan ini. Kami berbicara tentang lima tahun yang stabil, kerja yang secara berturut-turut dalam setiap tahunnya.

Kami memulainya dalam perayaan satu hari pada tanggal 17 Mei 2007, dan pada tahun 2008 kami memulai dengan beberapa hari perayaan dengan dukungan dari beberapa institusi negara dan masyarakat sipil.

Kami mulai dengan mengurai sebuah strategi , mendifinisikan tujuan-tujuan kami dan rencana dari aktivitas-aktivitas yang kami tekankan pada program akademik dan pekerjaan kami di universitas.

Tahun ini kami telah mencapai kesepakatan dengan Mentri Pendidikan Tinggi untuk bekerja pada semua universitas dalam negara ini, tidak terlalu berhubungan dengan Hari Melawan Homopobia, tetapi sesuatu yang berhubungan dengan pendidikan seksual dan mempromosikan kesehatan seksual. Ini merupakan mimpi yang lama dan ini pertama kalinya kami menyelenggarakan pertemuan yang konkret dengan Menteri Pendidikan Tinggi.

Tahun ini kami juga menyepakati proyek lain bersama dengan Univerisitas Kedokteran. Ini termasuk strategi untuk mempromosikan kesehatan seksual dan akan berkontribusi untuk mempersiapkan semua murid – baik itu warga Kuba maupun warga asing—untuk mata pelajaran ini. Saat ini terdapat 19.000 siswa asing kedokteran. Persiapan ini termasuk para profesor dan akan ditawarkan sepanjang kursus musim panas dan musin dingin dengan konten yang berhubungan dengan mata kuliah yang berbeda.

Promosi kesehatan seksual berbasiskan pada sebuah dokumen dari Asosiasi Dunia untuk Kesehatan Seksual dimana kami menjadi salah satu anggotanya. Ini menetapkan delapan goal yang terhubungan dengan Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs).

Kami melakukan ini dengan menggunakan metode Pendidikan Popular, sebuah panduan yang akan memandu pada dokter ketika mereka mulai bekerja pada area mereka sebagai pelayanan kesehatan primer di Kuba atau diluar negeri jika mereka bekerja dalam program-program kerjasama. Ini juga akan membantu mahasiswa asing jika mereka kembali ke negara mereka, dimana mereka bisa mulai memperkenalkan setahap demi setahap beberapa elemen tentang kesehatan seksual.

Ini termasuk,tentu saja, bukan hanya mata kuliah hak-hak orientasi seksual dan identitas jender tetapi juga beberapa isu misalnya hak untuk mendapatkan informasi yang benar pada semua usia dan pelayanan kesehatan seksual yang dibutuhkan oleh semua masyarakat, terutama anak muda dan perempuan. Dengan kata lain, tujuan ini melibatkan banyak unsur yang ditegakkan dalam perjanjian internasional.

Pada tahun kelima ini, kita tidak hanya merayakan IDAHO tetapi juga segala hal yang telah kami capai dalam Program Nasional untuk Pendidikan Seksual.







TUJUAN PENELITIAN CENESEX UNTUK KEBIJAKAN SOSIAL
Kami telah membuat kemajuan dalam regorganisasi untuk penelitian dimana topiknya dikoordinir oleh CENESEX. Semua bertujuan pada kabijakan sosial; yaitu memberikan dukungan untuk masalah-masalah tertentu yang kemudian dimasukkan dalam kebijakan sosial, khususnya di lembaga tertentu dalam pemerintah atau sebagai kebijakan umum yang tercakup dalam undang-undang khusus.

Sebagai contoh, aku mengkoordinir sebuah cabang penelitian tentang pelayanan kemprehensif bagi orang-orang transeksual di Kuba sebagai sebuah kebijakan sosial yang humanis. Ini merupakan formulasi umum yang terdiri dari beberapa proyek penelitian yang akan menyediakan proposal untuk kebijakan mengembangkan sistem kesehatan nasional untuk mereka, Menteri Pendidikan, bekerja dengan keluarga dan pelayanan-pelayanan khusus.

Ada juga topik lain seperti membangun jalur khusus dalam sistem kesehatan nasioanal bagi perempuan korban kekerasan, pelecehan seksual pada anak dan pelecehan anak pada umumnya, mengembangkan dan melakukan pelatihan untuk sumber daya manusia, dan banyak topik lainnya.

Paquito: Kau mengatakan di depan publik bahwa akan ada penelitian sejarah tentang Unidades Militares de Ayuda a al Producción (UMAP)/Unit Militer untuk Bantuan Produksi.

Mariela: Ya. Salah satu proyek penelitian ini berhubungan dengan kebijakan-kebijakan seksual, evolusi kebijakan seksual di Kuba dan bagaimana subyek seksualitas dianggap. Penelitian ini akan mencakup eksplorasi apa yang kita buat sekarang – dan yang sebelumnya untuk merancang sebuah penelitian berbasiskan wawancara dengan orang-orang yang terlibat dengan UMAP: mereka yang terlibat dalam pelayanan militer ketika mereka masih muda dan menjabat.


SULIT BEKERJA di CIENFUEGOS, TETAPI EVEN INI AKAN BERJALAN BAIK
Ini merupakan tahun kelima kami menyelenggarakan IDAHO dan telah memberi kami pengalaman. Kami belajar dan kali ini kami dan tim kerja bekerja lebih baik untuk mempersiapkan even ini. Kami mendengarkan usulan-usulan dari aktivis-aktvisi lain. Dimulai dengan even satu hari, kemudian even satu minggu dan sekarang menuju even satu bulan penuh.

Ide melibatkan propinsi yang berbeda setiap tahunnya cukup signifikan untuk menguatkan kerja jaringan sosial kami di setiap teritori-teritori. Ini berujuan untuk membuat masyarakat lebih sensitif dan melibatkan pejabat-pejabat setempat dalam tugas ini, juga mempersiapkan wartawan agar lebih baik untuk mendukung pekerjaan ini. Oleh karena itu ini membantu untuk menguatkan pekerjaan propinsi yang dipilih untuk menjadi pusat kegiatan setiap tanggal 17 Mei, dan membuka kemunginan untuk membangun aliansi untuk mengorganisir perayaan seperti ini dengan pengaruh pendidikan yang relevan. Ini sebenarnya tujuan utamanya.

Element artistik juga menjadi lebih kuat. Sejak tahun lalu acara Malam Gala Melawan Homopobia telah memiliki organisasi khusus dan gaya. Kita bisa mengatakan bahwa pertunjukan seperti ini termasuk cross-dressing sebagai acara artistik.

Ini adalah hasil dari pekerjaan bertahun-tahun dan bukan hanya Malam Gala tetapi di klub-klub malam oleh kelompok ini juga melakukan kegiatan cross-dressing. Mereka telah mendapatkan pelatihan di CENESEX jadi cross-dressing bisa menjadi kegiatan yang artistik dan dengan pertunjukan ini mereka berkontribusi dalam mempromosikan kesehatan seksual dan pencegahan penyakit. Dan bukan hanya para aktor yang mendapatkan pelatihan tetapi juga sutradaranya, jadi ini memperluas jangkauan keberbagai orang untuk berpartisipasi dalam aktivitas-aktivitas.

Paquito: Partisipasi masyarakat dalam debat publik akan diulangi tahun ini......

Mariela: Tahun lalu kami mendapatkan pengalaman di Santiago de Cuba. Kami menyelenggarakan diskusi panel di area-area yang berbeda di Parque Dolores. Masyarakat mengambil bagian dalam debat dengan aktvisi LGBT yang ahli, resmi dan terlatih. Ini hal yang sangan menarik. Kami juga punya pengalaman ketika ketika petugas dari Policía Nacional Revolucionaria pertama kali berpartisipasi dalam menjawab pertanyaan dari mesyarakat. Kami percaya ini merupakan hal positif dan akan mengulanginya di Havana dan Cienfugos, karena kami pikir berguna.

Untuk acara tahun ini sulit keberja dengan Cienfuegos, karena tidak semua otoritas sensitif dan berkomitmen untuk tugas ini. Kamu mendapatkan dukungan yang luar biasa dari Partai dan Pemerintah disana dan utamanya dari Kementrian Kebudyaan, Kantor Kebudyaan Propinsi dan Kementrian Kesehatan.

Kami memilih Cienfuegos karena ada pekerjaan yang disignifikan dan usaha-usaha yang luar biasa dari jaringan aktivis disana. Kami percaya mereka layak untuk mendapatkan dukungan dalam pekerjaan mereka. Kami juga memilih Kotamadya Rodas dengan tujuan untuk mendiskusikan masalah pencegahan HIV AIDS karena ini salah satu kotamadya dengan tingkat transmisi epidemi tertinggi.

Mengapa ini menjadi sulit? Ya, seperti yang diliput oleh media nasional tentang apa yang terjadi selama acara, propinsi-propinsi lain tidak mempunyai referensi tentang apa yang mereka bisa lakukan.

Jika di Cienfuegos mereka telah mengatahui apa yang telah dilakukan di Santa Clara dan di Santiago de Cuba, mereka bisa mempunyai motivasi lebih untuk memainkan peranan yang baik sebagai propinsi pada saat ini. Dan ini apa yang seharusnya terjadi dengan sisa propinsi –sebagai efek domino—jika media nasional membantu untuk memperkenalkan tema ini dan meliput ini sebagai aktivitas pendidikan dan artistik.

Masih, aku rasa Hari Kuba Melawan Homopobia di Cienfuegos akan menjadi pengalaman yang baik.




SEJARAH: PARTAI MELAWAN DISKRIMINASI BERBASISKAN SEKSUAL ORIENTASI

Paquito: Bagaimana bisa acara ini memberi kontribusi untuk tujuan bagi pekerjaan Partai Komunis Kuba tentang perjuangan melawan diskriminasi berbasiskan orientasi seksual, seperti yang direfleksikan semua media tentang masyarakat Kuba yang beragam?

Mariela: Acara ini memberikan kontribusi terhadap dicantumkannya tujuan-tujuan dalam kesepakatan di Konfrensi Partai. Fakta bahwa mereka (partai) secara eksplisit memformulasikannya didalam kebijakan partai dan tentu saja negara, membuka pintu untuk strategi ini.

Artinya, ini mengekspresikan bahwa negara memerlukan kerjasama untuk melawan segala bentuk diskriminasi dan bahwa homopobia, transpobia dan setiap diskriminasi yang terkait dengan isu seksualitas perlu untuk perangi untuk sebuah emansipasi masyrakat, sebagai esensi dari Sosialisme.

Aku tidak bisa membayangkan sosialisme hidup bersama dengan diskriminasi, dan homopobia merupakan satu bagian dari diskriminasi. Bekerja dalam masalah ini membutuhkan sebuah perubahan sosial yang mendalam, dan ini dicapai melalui pendidikan, kebijakan yang mendukung strategi, media dan hukum-hukum. Terdapat beberapa institusi di dalam struktur sosial yang perlu dilibatkan dalam semua proses ini. Satu saja tidak cukup, kerja antara CENESEX dan Kementrian Kesehatan tidak cukup..dan kenyataan bahwa Partai memberikan lampu hijau dan pelabuhan bagi tujuan adalah penting.

Disamping, ini merupakan tugas dari Partai, karena mengacu kepada ide-ide Marxis, Partai sebagai pelopor, merupakan sebuah kelompok yang mengusung ide-ide baru untuk membawa kami pada masyarakat baru. Jika partai tidak bisa mengartikulasikan ide-ide baru dengan sebelumnya membersihkan dirinya dari prasangka yang menciptakan ketidaksetaraan, bagaimana mungkin partai bisa mempersiapkan kondisi bagi kita untuk benar-benar menciptakan masyarakat yang adil dan setara? Oleh karena ini, aku pikir kenyataan bahwa mereka –Partai—memutuskan benar-benar relevan dan bersejarah.

Paquito: Apa saja kepuasan, kekecewaan dan frustasi yang telah membawa kamu dan CENESEX dalam lima tahun merayakan IDAHO?

Mariela: Keputusan banyak orang, termasuk juga banyak institusi dan organisasi untuk bekerjasama dalam mempersiapkan dan membangun acara ini telah memberikan kepuasan luar biasa bagiku.

Aku terkesan dengan pengertian yang kami dapatkan dari Departemen Idiologi dari Komite Sentral Partai Komunis Kuba dan dukungan yang kami terima dari depertemen dimana kami telah melakukan dialog yang permanen, berbagi ide-ide dan mendapatkan nasihat dalam bagaimana menyambungkan inisiatif-inisiatif kami.
Media nasioanal yang masih ‘diam’ telah mengecewakan. Menyakitkan, melihat banyak informasi hanya ditangani oleh media internasional – yang telah memainkan peranan penting, aku menghargainya. Media nasional tidak memainkan peranan dan media nasional ini kami nilai: bahwa kapasitas dari media kami untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan menyebarkan apa yang telah kami lakukan. Ini menyakitkan, tetapi saat ini aku senang karena sejak tahun lalu median nasiona mulai untuk berpartisipasi lebih aktif.

Hal lain yang memberi kepuasan adalah banyaknya jumlah artis yang secara spontan ikut berpartisipasi. Mereka terlibat dengan cara yang terorganisir. Beberapa organisasi internasional telah memuji inisiatif kami dalam merayakan 17 Mei dan bagaimana kami melakukannya, orisinalitas kami dan fakta bahwa acara ini diperuntukkan bagi semua masyarakat bukan hanya orang-orang LGBT.

Mengenai prasangka dan homopobia saat ini ada diseluruh masyarakat, bukan hanya pada orang-orang heteroseksual. Di dalam populasi LGBT ada juga homopobia dan ada banyak prasangka yang membutuhkan perhatian; ada kecenderungan untuk saling mendiskriminasi satu sama lain, untuk tetap mengukuhkan sistem kasta, dan inilah sesensi mengapa kita perlu perubahan.

Ada pujian atas cara kami dalam menintegrasi berbagai bentuk diskriminasi; bahwa dalam acara ini kami mencoba untuk fokus pada homopobia sebagai bagian dari bentuk diskriminasi yang kami yakini tidak seharusnya ada dalam masyarakat sosialis, yang itu berhubungan dengan bentuk-bentuk diskriminasi yang lain dan harus diperlakukan sama.

Kami tidak percaya bahwa dengan menghapuskan homopobia kita akan menghapuskan masalah diskriminasi dalam masyarakat Kuba. Kita perlu memberantas tren ini, model kuno dari masyarakat yang eksploitatif yang membuat sebuah parameter untuk menetapkan perbedaan dan ketidaksetaraan. Kita tidak bisa terus memproduksi hal ini.

Itulah mengapa pekerjaan yang terkait dengan pendidikan yang telah kami lakukan bertujuan untuk mentransformasi kesadaran kita, budaya kita. Aku harap dalam beberapa titik, conga kami dalam melawan homopobia yang ditarikan sepanjang jalan-jalan utama menjadi sebuah tradisi. Kami akan membuatnya menjadi lebih artistik, menemukan ide-ide yang lebih baik untuk membuat tarian itu menjadi semakin kaya sebagai salah satu budaya, sehingga bisa menjadi tradisi sejarah dan suatu saat ketika tidak ada lagi homopobia di Kuba, seseorang akan mengatakan, “ingat, ketika di Kuba ini telah dilakukan masih ada diskriminasi dan conga ditarikan untuk menarik perhatian orang-orang untuk memberantas homopobia”.


BANYAK RAKYAT KUBA BERASAL DARI MIAMI DAN NEGARA-NEGARA LAIN

Kami semua yang berpartisipasi sangat dekat berusaha mencoban untuk membuat setiap momen dan aktivitas didalam acara saling terkait, menghindari ketidakpuasan dan rasa ingin tahu dan harapan untuk tahu tentang ini semua. Kami telah melihat bahwa orang-orang yang penasaran dan mengajukan banyak pertanyaan, dengan cara ini mereka telah belajar dan dengan belajar mereka akan berubah.
Dan anekdot-anekdot yang telah saya katakan...! dalam setiap aktivitas, orang-orang datang dan mengatakan sesuatu kepadaku. Dan aku –orang yang menyukai mendengar mereka bercerita—merasa sangat puas karena telah melakukan ini dengan baik.

Diantara mereka yang datang ada juga orang-orang yang mengalami penderitaan sebagai korban dari homopobia dan yang hidupnya telah berubah karena aktivitas ini serta keluarga yang ikut berubah, bahkan ada yang mengatakan bahkan polisipun ikut berubah, populasi telah berubah...

Ada juga orang-orang yang homopobia kemudian datang dan mengatakan kepadaku, bagaimana pentingnya acara ini; dan jika mereka tahu bahwa mereka menyebabkan masalah ini, mereka tidak akan melakukannya. Mereka bersyukur untuk semua elemen yang telah kami berikan, sehingga mereka bisa juga berubah sebagai manusia dan tidak mendiskriminasu sesama. Aku harap aku bisa mereka merekam semua hal yang indah yang telah dikatakan orang-orang kepada saya pada saat acara berlangsung. Ini telah memberikan aku energi dan kepuasan pada hari-hari yang penuh ketegangan dan melelahkan.

Paquito: Laki-laki dan perempuan Kuba yang hidup diluar negeri berpartisipasi dalam acara ini.....

Mariela: Banyak orang datang dari Miami. Orang-orang Kuba yang hidup di Amerika atau tinggal bersebelahan dengan negara lain. Juga orang-orang asing dalam dan telah mengatakan banyak hal-hal yang indah, karena mereka juga kagum! Mereka telah mendengarkan tentang aktivitas ini dan datang ke Kuba tanpa mengetahui secara tepat tentang acara ini dan kemudian mereka sangat terkejut dan banyak mengatakan hal-hak manarik dan indah.

Paquito: Ada yang mengatakan bahwa orang-orang gay, lesbian dan transeksual yang telah meninggalkan Kuba mencemooh...

Mariela: Sebaliknya, banyak yang datang dan berterima kasih kepada kami. Mereka datang karena mereka ingin melihat acara ini. Mereka telah mengatakan kepadaku “Aku datang untuk melihat dengan mataku sendiri; itulah mengapa saya datang, dan aku sangat terkejut, sangat mengagumkan, acara ini luar biasa.” Aku ingat seorang lesbian yang hidup di Kanada dan partnernya hidup di Kuba dan tidak mau kembali; kehidupan ekonominya sangat baik di Kanadan dan dia mengatakan kepadaku, “jika ada kesempatan bagi kami untuk melegalkan hubungan kami disini –Kuba—aku akan kembali, aku akan kembali.”

Dan banyak lagi, banyak lagi hal-hal yang menarik dan indah yang mereka katakan kepadaku dimana aku telah belajar banyak hal. Orang-orang juga menulis surat-surat, email-email dengan ekspresi yang menyenangkan.

Paquito: Insitusi-institusi apa saja dan siapa saya yang akan berkontribusi untuk acara ini dan dengan tujuan apa?

Mariela: Kementrian Kesehatan dan Kementrian Kebudayaan sudah mempunyai komitmen yang kuat. Aku berharap media untuk lebih berkomitmen lebih permanen bukan hanya pada saat hari “H” saja, karena ini merupakan sebuah strategi pendidikan yang kami tujukan bukan hanya untuk homopobia tetapi juga dengan banyak issu yang berhubungan dengan kesehatan seksual dan kesejahteraan seksual.

Aku rasa ketidakhadiran Kementrian Pendidikan suatu hal yang patut diperhatikan; dan kehadirannya sangat fundamental. Mereka bisa mengajukan bentuk-bentuk aktivitas yang bisa dikerjakan. Satu-satunya kemajuan yang telah kami lakukan dalam lapangan ini adalah melakukan beberapa aktivitas di universitas pedagogis. Kami memprioritaskan pada universitas kedokteran dan pedagogis untuk melakukan pembicaraan dimasing-masing propinsi untuk tiap universitas dimana kami ada tetapi aku rasa ini belum cukup. Aku percaya bahwa semua guru dalam institusi harus terlibat dan mata pelajaran ini harus diperdebatkan didalam Kementrian Pendidikan itu sendiri.

Kementrian Pendidikan Tinggi telah dilibatkan sepanjang aktvitas di universitas. Aku rasa Federasi Mahasiswa Universitas harus lebih dilibatkan. Juga Pemuda Komunis karena ini salah satu dari organisasi yang punya tanggung jawab dalam Program Nasional untuk Pendidikan Seksual, tetapi kami belum mencapai sebuah artikulasi yang baik bagi Pemuda Komunis menjadi penyampai pesan-pesan idiologi dan revolusioner.

Siapa yang bisa lebih baik dari kaum muda untuk menyampaikan pesan-pesan dari idiologi baru dan revolusioner? Inilah mengapa ketika Federasi Perempuan Kuba menyusun Program Nasional untuk Pendidikan Seksual telah berpikir bawah Pemuda Komunis harus terlibat didalam menyebarkan pesan-pesan ini. Namun ada perlawanan besar yang belum memuaskan kami.

Paquito: Apa yang bisa dilakukan oleh gerakan buruh, sebagai contoh?

Mariela: Kami mempunya jaringan dengan serakan serikat buruh, tetapi mereka belum mengambil bagian dalam IDHAO. Kami belum mendekati mereka dengan baik, karena kami tidak tahu bagaimana mereka bisa dilibatkan. Akan sangat bagus jika ada perwakila serikat buruh dalam komite organisir kami sehingga dalam perspektif obyektif mereka sendiri, mereka bisa menyarankan dalam hal apa mereka bisa terlibat.

Aku pikir sangat penting untuk sebagai salah satu kampanye hak-hak kaum buruh adalah hal setiap orang tidak mendapat diskriminasi karena orientasi seksual dan identitas jender mereka; serikat buruh bisa berkontribusi pada isu perlindungan terhadap kekerasan berbasiskan jender dan mempromosikan kesehatan seksual diantara kaum buruh.

Artinya, gerakan serikat buruh bisa juga melakukan aktivitas diantara kaum buruh, karena, sebagai contoh, orang-orang yang datang mengadu ke pelayanan informasi CENESEX dengan keluhan bahwa hak-hak mereka telah dilanggar ditempat kerja karena mereka homoseksul atau transgender, dan jumlahnya cukup signifikan. Peran dari serikat buruh adalah bertindak agar hak-hak mereka tidak langgar.

Kami telah mendapatkan dampak dan respon yang baik dari sektor yuridis. Sejauh ini sudah ada Jaringan Yuridis untuk Ha-Hak Seksual. Ini merupakan hasil dari sebuah upaya yang sistematis. Kami meninginkan ini untuk waktu yang lama; kami bermain-main dengan ide ini, kami memacu mereka dengan cara yang profesional untuk mendapatkan respon; ini membuat mereka memutuskan untuk bekerja lebih banyak bersama kami. Dan kami akan terus maju.

Paqutio: Apa pentingnya jaringan ini ketika kebijakan ekonomi dan sosial di dalam negeri sedang penyesuaian?

Mariela: Ini fundamentas karena proses dari sensitifitas dari isu ini telah diperpanjang sampai peradilan personal. Kami telah menguatkan partisipasi para profesor dari CENESEX melalui kursus yang diselenggarakan oleh Serikat Nasional Ahli Hukum Kuba, sekolah hukum; Mahkamah Agung Rakyat selalu mengundang kami untuk seminar yang mereka selenggarakan...

Sekarang jaringan ahli hukum akan manarik perharian para pengacara, paralegal dan profesional lainnya yang perlu kami siapkan agar administrasi peradilan dapat benar-benar adil, karena tidak selalu begitu. Ketiak seseorang yang menangani administrasi hukum memiliki prasangka dan membawanya dalam pekerjaannya, maka keadilan yang sebenarnya tidak selalu dilayani. Aku rasa jaringan ini akan banyak membantu untuk menolong proses untuk memperpanjang sensitifitas dari para ahli hukum.






MENGARTIKULASIKAN GERAKAN LGBT - H KUBA
Paquito: Sepanjang lima tahun ini CENESEX telah bergeran dari hanya menjadi sebuah pusat studi dalam institusi negara menjadi pemimpin, koordinator dan promotor dari sebuah program aktivisme untuk hak-hak orang-orang LGBT. Untuk beberapa, ini sudah melampaui piagam sosial. Bagaimana perasaanmu terhadap evolusi ini dan bagaimana kau membayangkan gerakan LGBT Kuba dimasa depan?

Mariela: Kerja komunitas dan pelatihan para promotor kesehatan ada didalam tujuan CENESEX. Dimulai dengan inisiatif sebuah grup lesbian di Santiago de Cuba, Las Isabelas, teradapau ketertarikan secara spontan dari sejumlah orang yang menerima perhatian dari CENESEX. Kemunculan secara original diberbagai tempai di dalam negeri dari kelompok-kelompok lain yang meminta untuk diartikulasikan dan disponsori oleh CENESEX.

Dengan cara ini ketika CENESEX menerima dana dari organisasi masyarakat sipil dari luar, kami mendedikasikannya untuk bekerja dengan jaringan yang telah terstruktur. Dan ini benar-benar sangat bangus karena kamu menggunakan penggalangan dana untuk menguatkan jaringan aktivis dan promotor kesehatan seksual. Grup-grup ini merupakan kontak yang penting untuk pekerjaan pendidikan yang memberi dampak pada masyarakat.

Aku tidak tahu apa yang akan terjadi dimasa depan. Kami katakan, biarkan dimuali dan mereka yang maju akan dilatih untuk menjadi aktivis. Ini bukan hanya sekedar memberikan informasi tetapi melatih mereka agar mempunyai kekuatan pengetahuan dan sebuah metodologi interaktif untuk bekerja bersama komunitas. Ini sangat penting karena hal ini penting untuk memperluas pengaruh.

Aku percaya bahwa sejauh ini jaringan nasional senang bekerja bersama CENESEX. Aku tidak tahu jika dimasa yang akan datang mereka ingin menjadi independen. Aku juga memikirkan bahwa untuk jaringan sosial ini nyaman mendapatkan dukungan dari lembaga negara. Kami telah membangun ruang ini dan struktur jaringan ini dengan partisipasi dari semua orang yang terlibat. Gayanya sangat demokratis; orang-orang merasa baik; mereka ingin tetap menguatkan jaringan ini dan grup-grup baru bermunculan dengan ide-ide yang baru, selalu mengikuti tujuan-tujuan dan prinsip-prinsip etik yang diambil dari pendidikan popular.

Setahap demi setahan, kami telah mengartikulasikan apa yang kami namakan dengan LGBTI Kuba dan gerakan H karena kami telah mengintegrasikan orang-orang interseksual dan heteroseksual, keseluruhan populiasi yang beragam bekerja untuk tujuan-tujuan yang sama.

Paquito: Ada beberapa orang mengkritikmu bahwa kenyataannya kamu adalah seorang perempuan heteroseksual, memimpin gerakan ini...

Mariela: Satu hal, untuk berpartisipasi dalam gerakan keturuan arfo dan melawan rasisme, kamu tidak perlu untuk menjadi keturunan afro atau berkulit hitam; untuk mendukung gerakan feminisme dan gerakan hak-hak perempuan, kamu tidak perlu untuk menjadi perempuan, ada banyak kali-kali mengambil bagian aktif dalam proses ini; untuk mendukung orang-orang disabel, kamu tidak perlu untuk menjadi disabel; sebagai perempuan kamu bisa mendukung laki-laki dalam perjuangan melawan hegemoni maskulinitas; untuk mendukung hak-hak kaum tani, kamu tidak perlu menjadi petani. Kau lihat, Marx mendukung hak-hak kaum buruh dan petani, tetapu dia adalah seorang intelektual, dan ada banyak orang-orang seperti dia...



Diterjemahkan oleh Vivi Widyawati dari sumber:

No comments

Powered by Blogger.